Sambal matah bukan cuma cocok disajikan langsung. Produk ini juga bisa dikembangkan menjadi sambal kemasan untuk dijual melalui toko, reseller, oleh-oleh, atau channel penjualan lainnya.
Tapi ketika sambal matah mulai dipasarkan lebih luas, proses packaging sambal matah Bali perlu dipikirkan dari awal. Bukan hanya soal wadah yang terlihat menarik, tetapi juga bagaimana produk diisi, ditutup, disimpan, dan disiapkan untuk distribusi.
Tentukan Bentuk Produk dan Kemasan
Sebelum memilih mesin packing sambal, tentukan dulu seperti apa produk yang akan dijual.
Sambal matah memiliki potongan bahan yang cukup khas, sehingga bentuk produk perlu menjadi pertimbangan saat menentukan kemasan dan metode pengisian.
Beberapa hal yang bisa ditentukan sejak awal:
- Ukuran isi per kemasan
- Bentuk kemasan
- Material kemasan
- Jumlah produk per hari
- Metode pengisian
- Cara sealing
Dengan begitu, sistem packaging bisa disesuaikan dengan produk yang sebenarnya dibuat.
Pilih Ukuran Kemasan Sesuai Target Pasar
Sambal matah dapat dikemas dalam berbagai ukuran, tergantung target penjualannya.
Untuk konsumen langsung mungkin digunakan kemasan kecil. Sementara untuk reseller atau toko, ukuran dan jumlah kemasan bisa dibuat berbeda sesuai kebutuhan.
Yang penting, ukuran isi harus memiliki standar yang jelas. Jangan sampai satu kemasan berisi lebih banyak, sementara kemasan lainnya jauh lebih sedikit.
Ketika jumlah produksi meningkat, proses penakaran secara manual juga bisa membutuhkan lebih banyak waktu.
Perhatikan Cara Pengisian Sambal
Salah satu bagian penting dalam packaging adalah proses filling.
Sambal matah tidak hanya berupa cairan karena terdapat potongan bahan di dalamnya. Karena itu, metode pengisian perlu disesuaikan dengan karakter produk dan jenis kemasan yang digunakan.
Untuk produksi yang mulai meningkat, mesin filling sambal dapat dipertimbangkan jika sesuai dengan karakter produk.
Sebelum memilih mesin, sebaiknya pastikan terlebih dahulu jenis sambal, tekstur, ukuran potongan, volume isi, dan target kapasitas produksinya.
Sealing Harus Sesuai dengan Kemasan
Setelah sambal masuk ke kemasan, tahap berikutnya adalah sealing.
Jenis mesin sealer yang digunakan akan bergantung pada bentuk dan material kemasan. Untuk kemasan plastik atau pouch tertentu, misalnya, proses sealing dapat dilakukan menggunakan mesin yang sesuai dengan material tersebut.
Tujuannya bukan sekadar membuat proses lebih cepat, tetapi memastikan proses penutupan dapat dilakukan secara konsisten.
Jika jumlah kemasan masih sedikit, sealing manual mungkin masih cukup. Namun ketika produksi mulai meningkat, bagian ini perlu ikut dievaluasi.
Hitung Berapa Banyak Kemasan yang Harus Diproses
Jangan hanya menghitung berapa kilogram sambal yang dibuat.
Hitung juga berapa banyak unit kemasan yang harus selesai setiap hari.
Misalnya satu kemasan berisi 100 gram dan produksi mencapai 50 kg. Berarti ada sekitar 500 kemasan yang perlu diisi dan ditutup.
Kalau jumlah tersebut terus bertambah karena produk mulai masuk ke beberapa toko dan reseller, waktu yang dibutuhkan untuk packaging juga akan ikut meningkat.
Siapkan Packaging untuk Distribusi
Menjual sambal matah lebih luas berarti produk kemungkinan akan lebih sering dipindahkan dan dikirim.
Karena itu, kemasan yang digunakan perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan distribusi. Perhatikan ukuran, kekuatan kemasan, cara sealing, serta bagaimana produk akan ditata saat penyimpanan dan pengiriman.
Sistem packaging sebaiknya sudah dipikirkan sebelum jumlah pesanan meningkat terlalu jauh.
Kapan Perlu Menggunakan Mesin?
Tidak semua produsen sambal matah harus langsung menggunakan mesin packaging.
Jika jumlah produksi masih kecil dan proses manual masih dapat diselesaikan sesuai jadwal, sistem tersebut mungkin masih cukup.
Mesin pengemas sambal mulai bisa dipertimbangkan ketika:
- Jumlah kemasan semakin banyak
- Proses filling membutuhkan waktu lama
- Penakaran manual mulai sulit konsisten
- Sealing menjadi bagian yang paling lambat
- Pesanan dari toko atau reseller meningkat
- Tenaga kerja banyak tersita untuk packaging
Dari sini, produsen bisa menentukan proses mana yang paling membutuhkan bantuan mesin.
Sistem Packaging Harus Mengikuti Perkembangan Produk
Sambal matah yang mulai dijual lebih luas membutuhkan sistem packaging yang berbeda dengan sambal yang hanya dibuat dalam jumlah kecil untuk penjualan langsung.
Tidak harus langsung menggunakan mesin otomatis penuh. Mulai saja dari kebutuhan yang paling terasa, kemudian tingkatkan sistem packaging seiring bertambahnya produksi.
Yang penting, tentukan terlebih dahulu karakter sambal matah, ukuran kemasan, jumlah produksi, dan kebutuhan distribusinya. Setelah itu, baru tentukan mesin dan metode packaging yang sesuai.
Untuk melihat pilihan mesin packaging yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produk sambal, kunjungi POWERPACK: