Memahami Jenis-Jenis Kemasan Plastik

13 May 2019 | 13:00 WIB
Artikel oleh : Powerpack Indonesia

(Foto: Google Images)

Pada umumnya kemasan plastik berfungsi mempercantik penampilan dari suatu produk untuk meningkatkan nilai jual. Selain itu, kemasan mampu mempengaruhi daya simpan atau kadaluwarsa suatu produk, sehingga tidak boleh sembarangan memilih bahan untuk mengemas suatu produk. Karena jika kalian salah memilih maka produk yang dikemas akan cepat rusak dan membuat pembeli kecewa.

Sebuah produk makanan terkenal saja dapat terkena masalah jika salah memilih kemasan untuk mengemas produknya. Ada masalah seperti produk dimakan oleh ulat, sehingga para konsumen melapor ke sebuah media karena kemasan produk tidak bagus. Maka perusahaan tersebutpun akan mendapatkan peringatan keras, bahkan hampir saja tidak boleh berproduksi lagi.

Oleh karena itu, berikut beberapa jenis kemasan plastic yang perlu diketahui untuk bisnis anda :

1. Vakum Bag

Kemasan ini digunakan untuk meningkatkan daya tahan atau lamanya kadaluwarsa suatu produk. Bahannya terbuat dari barier Nylon, sehingga udara tidak bisa masuk lagi begitu juga udara yang berada dalam kemasan. Saat divakum, udara keluar sehingga mencegah cepatnya proses oksidasi yang menyebabkan kuman dan bakteri masuk ke dalam kemasan yang akan menyebabkan makanan lebih cepat mengalami kerusakan (basi) sehingga makanan bisa tahan lama hingga berbulan-bulan. Kemasan yang memiliki ketebalan 80 micron ini cocok untuk membungkus seafood, bakso, ikan, daging, kacang, beras dan sosis.

 

2. Stand Up Pouch Cairan

Kemasan yang satu ini cocok untuk segala cairan seperti saus, kecap, sabun cair, minyak nata de coco dan sebagainya. Plastik ini anti bocor sehingga aman jika digunakan untuk mengemas produk yang cair. Kemasan ini juga bisa divakum sehingga bisa menghilangkan gelembung udara yang berada di dalam kemasan.

 

3. Zipper Stand Up

Kemasan ini cocok untuk makanan ringan seperti snack, keripik, abon, kopi namun tidak cocok untuk cairan. Kemasan plastik ini memiliki bahan yang bening sehingga langsung memperlihatkan isi produk.

 

4. Zipper Pouch

Kemasan yang satu ini hampir mirip dengan kemasan Zipper Stand Up, bedanya kemasan ini tidak berdiri. Lalu terbuat dari material super clear PP, sehingga plastiknya terlihat sangat bening dan bisa memperlihatkan isi produknya secara langsung. Fungsi dari kemasan ini sama seperti stoples yang bisa dibuka dan ditutup, walaupun terbuat dari plastic.

 

5. Kombinasi Stand Up

Kemasan yang satu ini merupakan kombinasi dari semua kemasan, karena memiliki kemampuan untuk menjaga produk dari sinar matahari dan oksigen yang terbuat dari bahan aluminium foil. Selain itu kemasan ini juga menjadi model kemasan zipper yang lebih modern dan sedang trend di pasaran.

 

6. Kombinasi Pouch

Kemasan ini mengombinasikan metal di bagian belakang dan plastik OPP bening yang terdapat di bagian depan. Kemasan ini juga menghasilkan pembungkus makanan yang eksklusif dan juga bisa meningkatkan ketahanan produk. Karena lapisan kombinasi pouch metal mampu menghalau sinar matahari dan oksigen masuk ke dalam. Kemasan yang memiliki ketebalan 90 micron ini cocok untuk mengemas produk seperti snack, keripik, abon, kerupuk dan ikan.

 

7. Pouch Full Foil

Kemasan yang terbuat dari aluminium foil yang secara keseluruhan bisa menjamin kualitas dari bahan-bahan atau produk yang dibungkus di dalamnya. Biasanya makanan yang dikemas dalam pouch tersebut adalah makanan yang memiliki cita rasa yang khas, memiliki kualitas yang baik dan kerenyahan tersendiri. Makanan yang dikemas dengan jenis kemasan ini dapat bertahan lebih lama dengan rasa yang sama, karena terjamin dalam proses pengemasan yang professional dan berkualitas.

 

8. Platik Shrink Film

Kemasan ini memiliki tiga jenis yaitu PVC Shrink, POF Shrink dan PE Shrink. Pengemas makanan ini banyak digunakan di berbagai jenis industri. Mulai dari industri rumah tangga seperti piring, panci, sendok, gelas dan lain-lain. Kemasan ini memiliki fleksibilitas dan kualitas yang tinggi, juga tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan dari setiap usaha yang sedang dijalankan. Volume dan ketebalan produk tersebut pun tergantung dari kualitas produknya. Kemasan ini juga dibagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut :

  • POF Shrink

    Ketebalan dari kemasan ini hanya 15 micron, sehingga sangat tipis. Namun sangat ulet dan sulit untuk dirobek, tapi jika sudah terobek akan sangat mudah dibuka. Tingkat transparansi kemasan ini sangat tinggi sehingga sangat cocok untuk produk high class karena bisa menampakkan produk yang dibungkus dengan jelas food grade. Karakter POF sangat kuat sehingga sangat populer untuk shrink wraping makan dan berbagai macam produk ritel lainnya.

  • PVC Shrink Film

    Kemasan ini lebih tebal dibandingkan dengan POF Shrink Film namun tingkat transparansinya tak setinggi POF. Karakteristik kemasan ini kuat, tetapi sangat brittle yang cocok untuk pengemas produk untuk distribusi. Biasanya paling banyak digunakan karena harganya lebih terjangkau dan digunakan untuk mengemas makanan kaleng, shuttle cock, buku.

  • PE Shrink

    Kemasan produk makanan ini lebih tebal dibandingkan dengan PVC Shrink yakni 50 micron. PE Shrink juga sangan kuat dan ulet sehingga sulit robek, untuk tingkat transparansinya buram. Namun harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan POF dan PVC Shrink, biasanya digunakan untuk membungkus soft drink.

 

Sumber:
https://goukm.id/kemasan-makanan-usaha-ukm/

 

Artikel Terbaru
Artikel Lainnya
@copyright Powerpack Indonesia 2019
SALES