Kopi yang awalnya hanya dijual langsung mulai masuk ke toko dan reseller? Ini berarti jumlah produk yang harus disiapkan juga bisa ikut bertambah.
Bukan hanya produksi kopi yang perlu diperhatikan. Packaging kopi untuk reseller juga harus disiapkan supaya proses pengemasan tetap rapi dan bisa mengikuti kebutuhan distribusi.
Semakin banyak toko dan reseller yang dilayani, semakin penting memastikan proses packing tidak justru menjadi bagian yang paling lambat.
Tentukan Ukuran Kemasan untuk Setiap Reseller
Sebelum meningkatkan kapasitas packaging, tentukan dulu ukuran produk yang akan dijual.
Misalnya kopi dijual dalam kemasan 100 gram, 200 gram, 500 gram, atau ukuran lainnya. Jika setiap reseller memiliki kebutuhan berbeda, jumlah dan jenis kemasan yang digunakan juga perlu diperhitungkan.
Ukuran kemasan akan berpengaruh pada proses pengisian, sealing, hingga jumlah produk yang harus dipacking setiap hari.
Hitung Jumlah Kemasan yang Harus Disiapkan
Jangan hanya menghitung jumlah kilogram kopi yang diproduksi. Untuk kebutuhan toko dan reseller, jumlah kemasan juga perlu dihitung.
Contohnya, satu reseller membutuhkan 50 kemasan dan ada 10 reseller yang harus dilayani.
Berarti ada sekitar 500 kemasan yang perlu disiapkan dalam satu periode pengiriman.
Semakin banyak unit yang harus dikemas, semakin besar pula waktu yang dibutuhkan jika seluruh proses masih dilakukan secara manual.
Pastikan Takaran Setiap Kemasan Konsisten
Ketika kopi dijual melalui reseller, setiap kemasan perlu memiliki isi sesuai ukuran yang sudah ditentukan.
Proses pengisian secara manual dapat membuat pekerjaan menjadi lebih lama, terutama ketika jumlah kemasan meningkat.
Untuk produksi yang sudah lebih besar, mesin packaging dengan sistem pengisian yang sesuai dapat dipertimbangkan agar proses penakaran dan pengemasan lebih teratur.
Pemilihan mesin tetap perlu disesuaikan dengan bentuk produk, ukuran kemasan, dan kapasitas produksi.
Jangan Lupakan Sealing
Setelah kopi masuk ke dalam kemasan, proses sealing juga perlu diperhatikan.
Kemasan yang tidak tertutup dengan baik dapat menimbulkan masalah saat produk disimpan atau dikirim ke toko dan reseller.
Jika jumlah kemasan masih sedikit, proses sealing manual mungkin masih cukup. Namun ketika jumlah produk meningkat, penggunaan mesin sealer dapat membantu mempercepat proses penutupan kemasan dan menjaga hasil sealing tetap lebih konsisten.
Packaging Harus Mengikuti Jadwal Distribusi
Toko dan reseller biasanya membutuhkan produk dalam jumlah dan waktu tertentu.
Karena itu, proses packaging sebaiknya tidak berdiri sendiri. Buat alur kerja yang jelas mulai dari produk kopi siap dikemas sampai siap dikirim.
Kopi siap dikemas → pengisian → sealing → pengecekan → penyimpanan → distribusi
Dari alur tersebut, pemilik usaha bisa melihat bagian mana yang paling banyak membutuhkan waktu.
Kalau proses produksi sudah cepat tetapi packaging membutuhkan waktu jauh lebih lama, bagian tersebut bisa menjadi bottleneck yang perlu diperbaiki.
Saatnya Mempertimbangkan Mesin Packaging
Tidak semua roastery atau produsen kopi yang baru masuk toko dan reseller harus langsung menggunakan mesin otomatis.
Kalau jumlah pesanan masih bisa diselesaikan secara manual sesuai jadwal, sistem tersebut mungkin masih cukup.
Mesin packaging mulai bisa dipertimbangkan ketika:
- Jumlah reseller terus bertambah
- Kemasan yang harus diproses semakin banyak
- Pengisian dan sealing membutuhkan waktu lama
- Tenaga kerja banyak tersita untuk packing
- Ada target distribusi ke lebih banyak toko
- Kapasitas packaging mulai tidak mengikuti produksi
Dengan begitu, keputusan menggunakan mesin bisa didasarkan pada kebutuhan produksi, bukan hanya karena ingin mengikuti tren.
Pilih Sistem Packaging Sesuai Kebutuhan Kopi
Setiap bisnis kopi memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang fokus pada kopi bubuk, ada juga yang menjual kopi biji dengan ukuran kemasan yang beragam.
Karena itu, sebelum memilih mesin packing kopi, perhatikan jenis produk, ukuran kemasan, jumlah kemasan per hari, metode pengisian, dan proses sealing yang digunakan.
Jika kebutuhan packaging masih sederhana, upgrade dapat dimulai dari proses yang paling banyak memakan waktu.
Dengan sistem packaging yang sudah siap, produsen kopi akan lebih mudah mengikuti pertumbuhan jumlah toko dan reseller tanpa membuat proses distribusi ikut tersendat.
Untuk melihat pilihan mesin packaging yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha kopi, kunjungi POWERPACK: