Keripik Bali Mau Masuk Toko Oleh-Oleh? Packaging Harus Siap Dulu

16 September 2026 | 10:07 WIB
Artikel oleh : Powerpack Indonesia

Keripik Bali

Keripik Bali mulai dititipkan ke toko oleh-oleh? Artinya, jumlah produk yang harus disiapkan bisa berubah cukup banyak dibandingkan saat masih dijual langsung ke konsumen.

Bukan cuma produksi yang perlu diperhatikan. Packaging keripik Bali juga harus siap supaya proses pengemasan tidak menghambat produk sebelum dikirim ke toko.

Apalagi jika satu toko membutuhkan banyak kemasan dan jumlah toko terus bertambah.

Tentukan Ukuran Kemasan dari Awal

Sebelum memikirkan mesin packing keripik, tentukan dulu ukuran produk yang akan dijual.

Misalnya keripik dikemas dalam ukuran 50 gram, 100 gram, atau 250 gram. Setiap ukuran tentu membutuhkan jumlah kemasan yang berbeda untuk mencapai target produksi yang sama.

Ukuran kemasan juga akan memengaruhi proses pengisian dan sealing. Karena itu, standar isi sebaiknya sudah ditentukan sejak awal.

Hitung Jumlah Kemasan, Bukan Hanya Jumlah Keripik

Ketika masuk toko oleh-oleh, jumlah unit yang harus dikemas bisa menjadi cukup banyak.

Contohnya, satu toko membutuhkan 100 kemasan dan ada 5 toko yang harus dilayani. Berarti ada 500 kemasan yang harus selesai dipacking dalam satu periode pengiriman.

Kalau proses pengisian dan sealing masih dilakukan satu per satu secara manual, pekerjaan packaging bisa membutuhkan waktu cukup panjang.

Karena itu, kapasitas packaging perlu dihitung bersamaan dengan kapasitas produksi.

Perhatikan Proses Pengisian Keripik

Keripik memiliki bentuk dan ukuran yang beragam. Ada yang berukuran kecil, ada juga yang cukup besar atau mudah hancur.

Hal tersebut perlu dipertimbangkan saat menentukan cara pengisian ke dalam kemasan.

Untuk jumlah produksi yang masih terbatas, pengisian manual mungkin masih bisa dilakukan. Namun jika kebutuhan kemasan semakin banyak, produsen dapat mulai mengevaluasi apakah proses tersebut sudah membutuhkan bantuan mesin.

Pemilihan sistem pengisian tetap harus disesuaikan dengan jenis keripik dan bentuk kemasan yang digunakan.

Sealing Harus Konsisten

Setelah keripik masuk ke kemasan, proses sealing menjadi tahap berikutnya yang perlu diperhatikan.

Kemasan perlu ditutup dengan rapi agar produk siap ditangani selama penyimpanan dan distribusi.

Jika jumlah kemasan sudah mencapai ratusan per hari, proses sealing manual dapat menjadi pekerjaan yang cukup menyita waktu. Penggunaan mesin sealer dapat dipertimbangkan untuk membantu mempercepat proses penutupan kemasan sesuai kebutuhan produksi.

Packaging Harus Siap untuk Distribusi

Keripik yang dijual di toko oleh-oleh akan melalui lebih banyak proses dibandingkan produk yang langsung diberikan kepada konsumen.

Produk perlu disiapkan untuk penyimpanan, pemindahan, dan pengiriman ke toko.

Karena itu, perhatikan beberapa hal seperti:

  • Ukuran dan material kemasan
  • Jumlah isi per kemasan
  • Metode sealing
  • Jumlah kemasan per pengiriman
  • Cara penyusunan produk
  • Waktu yang dibutuhkan untuk packing

Dengan perhitungan tersebut, produsen bisa mengetahui apakah sistem packaging yang digunakan masih mampu mengikuti kebutuhan distribusi.

Jangan Sampai Packaging Jadi Bottleneck

Bayangkan produksi keripik sudah selesai, tetapi ratusan kemasan masih harus ditutup satu per satu.

Kondisi seperti ini bisa membuat produk lebih lama siap dikirim meskipun kapasitas produksinya sebenarnya sudah mencukupi.

Karena itu, lihat proses secara keseluruhan:

Produksi → pendinginan → pengisian → sealing → pengecekan → penyimpanan → pengiriman

Kalau packaging menjadi bagian paling lambat, proses tersebut bisa menjadi area yang perlu di-upgrade.

Kapan Perlu Menggunakan Mesin Packing Keripik?

Tidak ada jumlah produksi tertentu yang otomatis mengharuskan bisnis menggunakan mesin.

Selama packaging manual masih bisa diselesaikan sesuai jadwal dan jumlah pesanan, sistem tersebut mungkin masih cukup.

Namun, mesin packing keripik mulai dapat dipertimbangkan ketika:

  • Jumlah toko oleh-oleh bertambah
  • Jumlah kemasan yang harus diproses meningkat
  • Packing membutuhkan waktu terlalu lama
  • Sealing mulai menjadi pekerjaan yang berat
  • Tenaga kerja banyak tersita untuk packaging
  • Pesanan mulai tertunda karena proses pengemasan

Upgrade juga tidak harus dilakukan sekaligus. Produsen bisa mulai dari proses yang paling banyak memakan waktu.

Siapkan Packaging Sebelum Menambah Distribusi

Masuk ke toko oleh-oleh bisa membuka peluang distribusi yang lebih luas untuk produk keripik Bali. Tapi sebelum menambah toko, pastikan kapasitas packaging sudah mampu mengikuti jumlah produk yang harus dikirim.

Mulai dari menentukan ukuran kemasan, menghitung jumlah unit, memilih metode sealing, sampai mengevaluasi kebutuhan mesin.

Dengan packaging yang sudah disiapkan dari awal, penambahan toko dan pesanan dapat diikuti dengan alur kerja yang lebih teratur.

Untuk melihat pilihan mesin pengemas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi keripik, kunjungi POWERPACK:

https://powerpack.co.id/

Hai! Selamat datang di website POWERPACK!

Pomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Pomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami