Menangani 500 porsi catering dalam sehari bukan cuma soal sanggup memasak dalam jumlah banyak. Setelah makanan selesai diproduksi, semuanya masih harus dikemas sebelum siap dikirim.
Di tahap ini, packaging manual bisa saja masih cukup. Tapi kalau jumlah pesanan sudah mencapai ratusan porsi, waktunya perlu dihitung lagi. Jangan sampai dapur sudah selesai produksi, sementara makanan masih menunggu untuk dikemas.
500 Porsi Berarti 500 Kali Proses Packaging
Kelihatannya sederhana, tinggal masukkan makanan ke kemasan lalu tutup. Tapi kalau dilakukan 500 kali, waktu yang dibutuhkan bisa cukup panjang.
Apalagi jika setiap porsi terdiri dari beberapa komponen, misalnya nasi, lauk, sayur, sambal, atau pelengkap lainnya.
Semakin banyak tahapan yang dilakukan secara manual, semakin besar pula waktu yang dibutuhkan sebelum seluruh pesanan siap dikirim.
Coba Hitung Waktu Packing Manual
Cara paling mudah untuk mengetahui apakah sistem manual masih efisien adalah menghitung waktu sebenarnya.
Misalnya tim membutuhkan 2 jam untuk menyelesaikan 200 kemasan. Berarti kecepatannya sekitar 100 kemasan per jam.
Kalau targetnya 500 porsi, proses yang sama secara sederhana bisa membutuhkan sekitar 5 jam.
Angka tersebut belum termasuk waktu untuk menyiapkan kemasan, memindahkan makanan, melakukan pengecekan, dan menata pesanan untuk pengiriman.
Kapan Packing Manual Mulai Jadi Hambatan?
Packing manual mulai perlu dievaluasi ketika:
- Waktu packaging semakin panjang
- Makanan sudah selesai dimasak tetapi belum selesai dikemas
- Jumlah tenaga untuk bagian packaging terus bertambah
- Pengiriman harus menunggu proses packing selesai
- Hasil sealing atau penutupan kemasan mulai tidak konsisten
- Tim harus bekerja terburu-buru karena mengejar jadwal pengiriman
Kalau beberapa kondisi tersebut mulai terjadi, masalahnya bukan sekadar jumlah pesanan, tetapi kapasitas sistem packaging yang digunakan.
Tidak Semua Catering Harus Langsung Otomatis
500 porsi bukan berarti catering wajib menggunakan mesin packaging otomatis.
Kalau jenis kemasannya sederhana dan proses manual masih bisa menyelesaikan target dalam waktu yang tersedia, sistem manual tetap bisa digunakan.
Yang penting adalah membandingkan jumlah pesanan, waktu kerja, jumlah operator, jenis kemasan, dan target waktu pengiriman.
Jadi, keputusan menggunakan mesin sebaiknya berdasarkan kebutuhan nyata, bukan hanya karena jumlah porsinya terlihat besar.
Kalau Masih Manual, Bagian Mana yang Bisa Di-upgrade?
Upgrade tidak harus langsung seluruh proses packaging.
Misalnya masalah utamanya ada pada sealing kemasan plastik. Penggunaan sealer yang lebih sesuai dapat membantu mempercepat bagian tersebut. POWERPACK sendiri memiliki beberapa kategori sealer, mulai dari hand sealer, pedal sealer, hingga continuous band sealer.
Untuk proses yang membutuhkan operator menggunakan kedua tangan saat mengatur posisi kemasan, pedal sealer bisa menjadi salah satu pilihan karena proses sealing dijalankan menggunakan pedal.
Sementara itu, untuk kebutuhan sealing yang dilakukan secara kontinu, continuous band sealer dapat membantu membuat proses berjalan lebih berkelanjutan.
Perhatikan Jenis Kemasan Catering
Sebelum memilih mesin packaging catering, lihat dulu jenis kemasan yang digunakan.
Kemasan plastik, cup, pouch, maupun tray tentu membutuhkan cara pengemasan yang berbeda. POWERPACK sendiri memiliki kategori seperti cup sealer dan tray sealer selain berbagai jenis sealer lainnya.
Artinya, jangan memilih mesin hanya berdasarkan angka kapasitas. Mesin harus sesuai dengan bentuk dan material kemasan yang digunakan dalam operasional catering.
500 Porsi Bukan Masalah Kalau Alurnya Sudah Siap
Menangani 500 porsi sehari sebenarnya bisa tetap dilakukan dengan sistem manual selama alur kerja dan waktu packaging masih sesuai dengan target pengiriman.
Yang perlu diperhatikan adalah apakah packaging masih mampu mengikuti kecepatan produksi dapur.
Kalau tidak, sudah waktunya mengevaluasi bagian mana yang paling lambat dan menentukan apakah cukup diperbaiki alur kerjanya atau perlu dibantu mesin packaging.
Untuk kebutuhan mesin pengemas yang dapat disesuaikan dengan jenis kemasan dan skala produksi, Anda bisa melihat pilihan dari POWERPACK di https://powerpack.co.id/