Pesanan catering yang semakin banyak tentu menjadi tanda bisnis berkembang. Namun, peningkatan produksi juga bisa menimbulkan masalah baru, terutama ketika proses packaging masih dilakukan secara manual.
Makanan sudah selesai dimasak, tetapi harus menunggu untuk ditimbang, dimasukkan ke kemasan, lalu disegel satu per satu. Jika jumlah pesanan semakin besar, proses ini bisa memakan waktu cukup lama.
Ketika Packaging Mulai Menjadi Hambatan
Dalam bisnis catering, kecepatan produksi tidak hanya ditentukan dari seberapa cepat makanan selesai dimasak.
Setelah makanan siap, masih ada proses pembagian porsi dan pengemasan sebelum pesanan dikirim. Jika kapasitas packaging lebih lambat daripada kapasitas dapur, makanan akan menumpuk di area tersebut.
Artinya, masalahnya bukan pada produksi makanan, tetapi pada alur pengemasannya.
Tanda Packaging Catering Perlu Di-upgrade
Ada beberapa kondisi yang bisa menjadi tanda bahwa proses packaging sudah perlu diperhatikan:
- Pesanan selesai dimasak tetapi belum selesai dikemas.
- Proses sealing membutuhkan banyak tenaga kerja.
- Jumlah pesanan meningkat tetapi waktu packing semakin panjang.
- Hasil sealing masih berbeda-beda.
- Pengiriman sering menunggu proses pengemasan selesai.
Jika kondisi tersebut semakin sering terjadi, penggunaan mesin packaging catering Bali bisa mulai dipertimbangkan.
Pilih Mesin Sesuai Jenis Kemasan
Kebutuhan mesin tentu bergantung pada jenis makanan dan kemasan yang digunakan.
Untuk kemasan pouch, misalnya, continuous band sealer dapat membantu proses penyegelan dalam jumlah banyak. Untuk produk berbentuk cup, dapat menggunakan cup sealer. Sementara produk tertentu mungkin membutuhkan vacuum packaging.
POWERPACK menyediakan berbagai pilihan mesin packing makanan yang dapat disesuaikan dengan jenis produk dan kebutuhan produksi.
Tidak Harus Langsung Menggunakan Mesin Otomatis
Upgrade packaging tidak selalu berarti harus langsung menggunakan mesin otomatis dengan kapasitas besar.
Bisnis catering dapat memulainya dari proses yang paling sering menjadi hambatan. Jika sealing menjadi bagian yang paling lama, fokus terlebih dahulu pada mesin sealer. Jika proses pengisian yang menjadi masalah, mesin filling bisa menjadi pertimbangan.
Dengan begitu, investasi mesin dapat mengikuti perkembangan kapasitas bisnis.
Packaging Harus Mengikuti Pertumbuhan Catering
Semakin banyak pesanan, semakin penting memastikan setiap bagian produksi mampu mengikuti ritmenya.
Jangan sampai dapur sudah mampu menghasilkan ratusan porsi, tetapi proses packaging justru membuat pesanan terlambat dikirim.
Karena itu, saat bisnis catering di Bali mulai berkembang, evaluasi bukan hanya kapasitas dapur, tetapi juga mesin pengemas catering yang digunakan.
Untuk melihat berbagai pilihan mesin packaging untuk kebutuhan usaha, kunjungi POWERPACK: