Bisnis oleh-oleh Bali tidak selalu harus menjual produk satu per satu. Menggabungkan beberapa produk menjadi satu paket bisa menjadi pilihan untuk membuat produk lebih praktis ditawarkan kepada pelanggan.
Misalnya, satu paket berisi beberapa jenis makanan ringan, kopi, sambal, atau produk khas Bali lainnya. Agar isi paket tetap tersusun dan terlihat rapi, proses bundling perlu menggunakan metode kemasan yang sesuai.
Salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah shrink wrapping.
Apa Itu Shrink Wrapping?
Shrink wrapping adalah proses membungkus beberapa produk menggunakan plastik khusus yang kemudian dibuat menyusut sehingga mengikuti bentuk produk atau paket.
Hasilnya, beberapa produk yang sebelumnya terpisah dapat terlihat seperti satu kesatuan.
Untuk bisnis oleh-oleh Bali, metode ini dapat digunakan ketika ingin membuat paket produk tanpa harus memasukkan seluruh isi ke dalam kardus atau kemasan besar.
Cocok untuk Paket Oleh-Oleh seperti Apa?
Tidak semua produk harus menggunakan shrink wrapping. Metode ini lebih cocok untuk produk yang ingin dijadikan satu paket dan memiliki bentuk yang memungkinkan untuk dibungkus bersama.
Contohnya:
- Paket beberapa makanan ringan
- Bundling kopi dan makanan pendamping
- Paket oleh-oleh dengan beberapa varian produk
- Paket promosi atau hampers sederhana
- Produk yang dijual dalam jumlah tertentu
Jenis produk, bentuk kemasan, dan ukuran paket tetap perlu diperhatikan sebelum menentukan metode wrapping.
Kenapa Bundling Perlu Dipikirkan dari Sisi Packaging?
Membuat paket bundling bukan hanya soal menggabungkan beberapa produk.
Kalau produk hanya disatukan tanpa kemasan yang tepat, susunannya bisa mudah berubah ketika dipindahkan atau dikirim. Tampilan paket juga bisa kurang rapi.
Dengan packaging yang sesuai, produk dalam satu bundling dapat lebih mudah ditata dan dipersiapkan untuk penjualan.
Hal ini terutama berguna ketika paket dibuat dalam jumlah banyak.
Dari Manual ke Mesin Shrink Wrapping
Untuk jumlah paket yang masih sedikit, proses wrapping mungkin masih bisa dilakukan secara manual.
Namun, ketika paket bundling mulai menjadi bagian dari penjualan sehari-hari, proses manual dapat membutuhkan lebih banyak waktu. Operator harus menyiapkan plastik, membungkus produk, lalu melakukan proses penyusutan secara satu per satu.
Jika jumlah paket meningkat, mesin shrink wrapping Bali dapat dipertimbangkan untuk membantu membuat proses tersebut lebih teratur.
Tentukan Ukuran Paket Sebelum Memilih Mesin
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran produk atau paket yang akan dibungkus.
Jangan memilih mesin hanya berdasarkan kapasitas produksinya. Ukuran paket, bentuk produk, jenis plastik yang digunakan, dan ukuran area kerja mesin juga perlu disesuaikan.
Misalnya, paket oleh-oleh kecil membutuhkan kebutuhan yang berbeda dengan bundling beberapa produk dalam satu paket berukuran lebih besar.
Karena itu, contoh produk yang akan dibungkus sebaiknya sudah disiapkan ketika melakukan pengecekan mesin.
Hitung Jumlah Paket yang Harus Dibuat
Kebutuhan mesin juga bergantung pada jumlah paket bundling yang diproduksi.
Jika hanya membuat beberapa paket per hari, proses manual mungkin masih cukup. Tetapi jika paket bundling sudah mencapai puluhan atau ratusan paket per hari, waktu yang digunakan untuk wrapping perlu mulai dihitung.
Dari sini, pemilik usaha dapat melihat apakah proses tersebut mulai menjadi titik yang memperlambat produksi.
Shrink Wrapping Bukan untuk Semua Produk
Penting juga untuk memahami bahwa shrink wrapping bukan berarti semua jenis oleh-oleh harus dibungkus menggunakan metode ini.
Produk tertentu mungkin lebih cocok menggunakan kemasan individual, kardus, vacuum packaging, atau metode lainnya.
Karena itu, tentukan dulu tujuan bundling dan karakter produk. Jika tujuannya menyatukan beberapa produk menjadi satu paket dengan tampilan yang rapi, barulah shrink wrapping bisa dipertimbangkan.
Contoh Bundling Produk Oleh-Oleh Bali
Misalnya sebuah usaha memiliki tiga produk: kopi Bali, makanan ringan, dan sambal kemasan.
Ketiganya dapat dijual terpisah. Namun, untuk kebutuhan wisatawan atau paket hadiah, produk tersebut bisa dibuat menjadi satu paket bundling.
Dengan shrink wrapping, ketiga produk dapat disusun menjadi satu paket sebelum masuk ke proses pengiriman atau penjualan.
Cara seperti ini juga dapat membantu usaha menawarkan variasi paket tanpa harus membuat produk baru.
Kapan Saatnya Menggunakan Mesin?
Kalau paket bundling masih dibuat dalam jumlah kecil, proses manual mungkin belum menjadi masalah.
Namun, ketika bundling mulai banyak dipesan dan proses wrapping menghabiskan waktu cukup besar, mesin dapat membantu mempercepat pekerjaan dan membuat hasil wrapping lebih konsisten.
Yang terpenting, pilih mesin berdasarkan ukuran paket dan jumlah produksi yang memang dibutuhkan.
Buat Bundling Lebih Rapi dan Teratur
Paket oleh-oleh Bali dapat menjadi salah satu cara menawarkan beberapa produk dalam satu penjualan. Tetapi agar bundling terlihat rapi dan mudah disiapkan, proses packaging juga perlu diperhatikan.
Shrink wrapping dapat menjadi salah satu pilihan untuk menyatukan beberapa produk dalam satu paket. Sebelum menggunakan mesin, pastikan jenis produk, ukuran bundling, bahan wrapping, dan jumlah paket sudah sesuai dengan kebutuhan usaha.
Untuk melihat pilihan mesin wrapping yang dapat mendukung kebutuhan bundling produk, kunjungi Website Resmi POWERPACK.
BALI
Jl. Gatot Subroto Tim. No.36A, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
(021) 2951 4991
0812-1323-9988