Ketika jumlah produk yang harus dikemas semakin banyak, masalahnya bukan selalu di bagian produksi. Bisa jadi proses packing justru yang mulai tertinggal.
Awalnya beberapa ratus kemasan masih bisa diselesaikan secara manual. Namun, ketika pesanan meningkat, waktu yang dibutuhkan untuk mengemas juga ikut bertambah.
Kalau produk sudah menumpuk dan belum siap dikirim, saatnya melihat kembali proses packaging.
Kemasan Bertambah, Waktu Packing Ikut Bertambah
Coba hitung berapa banyak kemasan yang harus diselesaikan dalam satu hari.
Bandingkan dengan waktu dan jumlah tenaga kerja yang tersedia untuk melakukan packing.
Jika sebelumnya proses berjalan lancar, tetapi sekarang membutuhkan waktu jauh lebih lama, berarti kapasitas packing mungkin sudah tidak seimbang dengan jumlah produk yang dihasilkan.
Kondisi seperti ini sebaiknya diketahui sebelum mulai mengganggu jadwal produksi dan pengiriman.
Cari Tahu Bagian yang Membuat Packing Lambat
Tidak semua proses pengemasan memiliki kendala yang sama.
Ada usaha yang membutuhkan waktu lama saat mengisi produk ke dalam kemasan. Ada yang lebih banyak menghabiskan waktu pada proses penutupan. Ada juga yang terkendala karena jumlah kemasan yang harus diselesaikan terlalu banyak.
Karena itu, jangan langsung mencari mesin packaging Bangka Belitung berdasarkan kapasitas saja.
Tentukan dulu proses mana yang paling membutuhkan bantuan.
Produk Berbeda, Kebutuhan Mesin Bisa Berbeda
Jenis produk juga memengaruhi pilihan mesin.
Produk cair, bubuk, makanan kering, maupun produk dengan bentuk tertentu membutuhkan proses pengemasan yang berbeda.
Begitu juga dengan bentuk kemasannya. Pouch, sachet, botol, atau kemasan lainnya dapat membutuhkan sistem kerja mesin yang berbeda.
Jadi, sebelum memilih mesin pengemas, pastikan jenis produk dan kemasan yang digunakan sudah jelas.
Jangan Hanya Menghitung Kondisi Sekarang
Mesin yang dipilih sebaiknya tidak hanya cocok untuk jumlah produksi hari ini.
Jika pesanan menunjukkan tren meningkat, pertimbangkan juga target produksi ke depan.
Misalnya, saat ini kebutuhan masih 500 kemasan per hari, tetapi ada target untuk mencapai 1.000 kemasan. Perbedaan tersebut perlu masuk dalam pertimbangan ketika memilih kapasitas mesin.
Namun, bukan berarti harus membeli mesin terbesar. Pilih kapasitas yang masih masuk akal dengan kebutuhan dan perkembangan usaha.
Packing yang Teratur Membantu Produksi
Proses packaging yang lebih teratur dapat membuat alur kerja lebih mudah dikendalikan.
Produk yang sudah selesai diproduksi bisa langsung masuk ke tahap pengemasan sesuai alur yang sudah ditentukan. Waktu kerja lebih mudah diperkirakan dan tenaga kerja tidak terus-menerus mengejar tumpukan kemasan.
Di sinilah penggunaan mesin packing bisa mulai dipertimbangkan ketika volume pengemasan sudah meningkat.
Mulai dari Kebutuhan yang Paling Nyata
Tidak perlu langsung mengganti seluruh proses packaging.
Mulai dengan mengevaluasi bagian yang paling sering membuat pekerjaan tertunda. Setelah itu, sesuaikan pilihan mesin dengan produk, jenis kemasan, target produksi, ruang kerja, dan anggaran.
Dengan pendekatan ini, mesin yang dibeli punya fungsi yang jelas dan dapat digunakan sesuai kebutuhan usaha.
Untuk mengenal pilihan POWERPACK dan mesin packaging yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi, kunjungi Website Resmi POWERPACK
Lokasi
Jl. Kamal Muara VII, Sentra Industri Terpadu Tahap III, Blok H No. 6, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara – 14470