Memulai usaha makanan dari skala kecil biasanya masih nyaman dengan proses packing manual. Jumlah produk belum terlalu banyak, sehingga pengisian dan penutupan kemasan masih bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan beberapa orang.
Tapi ketika usaha mulai berkembang, jumlah produk yang harus dikemas ikut bertambah. Proses yang sebelumnya cepat bisa mulai memakan waktu, bahkan menghambat produk untuk segera dikirim.
Kalau sudah seperti ini, mesin packaging makanan mulai layak dipertimbangkan.
Pesanan Bertambah, Packing Ikut Bertambah
Pertumbuhan pesanan memang menjadi kabar baik untuk usaha. Namun, jumlah kemasan yang harus disiapkan juga ikut meningkat.
Misalnya sebelumnya hanya perlu mengemas puluhan produk dalam sehari, lalu jumlahnya meningkat menjadi ratusan. Kalau seluruh proses masih dilakukan satu per satu, waktu yang dibutuhkan tentu bisa lebih panjang.
Karena itu, jangan hanya melihat kapasitas produksi makanan. Perhatikan juga apakah proses packaging mampu mengikuti jumlah produk yang dibuat.
Lihat Bagian Packing yang Paling Memakan Waktu
Sebelum membeli mesin, coba perhatikan proses mana yang paling sering membuat pekerjaan terhambat.
Apakah proses menimbang, mengisi produk ke kemasan, atau menutup kemasan?
Dengan mengetahui bagian yang paling membutuhkan bantuan, Anda bisa lebih mudah menentukan jenis mesin yang sesuai.
Sesuaikan Mesin dengan Produk
Setiap produk makanan memiliki karakter yang berbeda. Begitu juga dengan kemasannya.
Snack, kopi, makanan beku, sambal, bumbu, dan produk lainnya bisa membutuhkan proses packaging yang berbeda. Jenis kemasan dan bentuk produk perlu diperhatikan sebelum menentukan mesin.
Jadi, jangan hanya memilih mesin berdasarkan kapasitas. Pastikan proses kerjanya juga sesuai dengan produk yang dikemas.
Tidak Harus Langsung Upgrade Semua
Usaha yang sedang berkembang tidak harus langsung mengganti seluruh sistem packaging.
Mulai saja dari proses yang paling banyak memakan waktu. Misalnya proses sealing sudah mulai menjadi pekerjaan yang berat, maka mesin sealer bisa menjadi salah satu pilihan.
Jika kebutuhan produksi semakin meningkat, sistem packaging dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kondisi usaha.
Kapan Saatnya Menggunakan Mesin Packaging?
Beberapa tanda yang bisa diperhatikan antara lain:
- Jumlah pesanan terus meningkat.
- Packaging membutuhkan waktu semakin lama.
- Banyak tenaga kerja tersita untuk proses packing.
- Produk selesai diproduksi tetapi belum bisa segera dikirim.
- Hasil pengemasan ingin dibuat lebih konsisten.
- Kapasitas packing mulai tidak mampu mengikuti produksi.
Tidak ada jumlah produksi tertentu yang menjadi patokan. Yang penting adalah melihat apakah proses manual masih mampu mengikuti kebutuhan usaha.
Cek Pilihan Mesin Packaging POWERPACK
POWERPACK menyediakan berbagai pilihan mesin packaging dan mesin pengemas untuk membantu kebutuhan usaha, mulai dari proses filling, sealing, vacuum, hingga penimbangan.
Pelaku usaha makanan di Lampung yang ingin mengembangkan proses pengemasan dapat menyesuaikan pilihan mesin dengan jenis produk, kemasan, dan kapasitas produksinya.
Untuk melihat pilihan mesin secara langsung, Anda juga dapat mengunjungi showroom POWERPACK di Jakarta.
Untuk melihat pilihan mesin packaging POWERPACK dan mendapatkan informasi lebih lanjut, kunjungi: