Sama-Sama Cair, Belum Tentu Sama Cara Filling-nya
Sambal, saus, dan kecap sama-sama masuk kategori produk cair.
Tapi kalau diperhatikan, karakter masing-masing bisa berbeda.
Ada yang lebih encer, ada yang kental, dan ada juga yang memiliki tekstur atau potongan bahan tertentu.
Perbedaan tersebut perlu diperhatikan ketika memilih mesin filling produk cair.
Jadi, jangan hanya melihat nama produknya. Kenali dulu apa yang akan dimasukkan ke dalam kemasan.
Sambal Bisa Memiliki Tekstur yang Berbeda
Sambal tidak selalu berbentuk cair sepenuhnya.
Ada sambal yang halus, ada yang lebih kental, dan ada juga yang memiliki potongan cabai atau bahan lainnya.
Kondisi tersebut bisa memengaruhi proses pengisian.
Untuk filling sambal, jenis produk dan teksturnya perlu menjadi pertimbangan sebelum menentukan mesin.
Terutama jika produk akan dibuat dalam jumlah banyak dan membutuhkan isi yang konsisten.
Saus Juga Tidak Selalu Memiliki Kekentalan yang Sama
Saus tomat, saus sambal, saus barbeque, atau saus lainnya bisa memiliki karakter yang berbeda.
Ada saus yang mudah mengalir, sementara lainnya lebih kental.
Kalau proses pengisian dilakukan secara manual, perbedaan tersebut mungkin masih bisa disesuaikan oleh operator.
Namun, ketika produksi meningkat, kebutuhan mesin perlu mulai dipikirkan berdasarkan karakter produk.
Karena itu, filling saus sebaiknya tidak ditentukan hanya berdasarkan ukuran kemasannya.
Kecap Punya Karakter Tersendiri
Kecap juga termasuk produk cair yang membutuhkan proses pengisian sesuai karakter produknya.
Kekentalan, volume isi, dan bentuk kemasan perlu diperhatikan.
Kemasan botol misalnya, akan memiliki kebutuhan berbeda dengan kemasan pouch atau sachet.
Jadi, mesin yang dipilih harus mempertimbangkan produk sekaligus wadah yang digunakan.
Perhatikan Volume Isi
Selain karakter produk, tentukan berapa banyak isi setiap kemasan.
Produk bisa dijual dalam ukuran kecil untuk penggunaan sekali pakai atau ukuran lebih besar untuk konsumsi rumah tangga dan kebutuhan usaha.
Volume isi yang berbeda akan memengaruhi kebutuhan proses filling.
Karena itu, tentukan ukuran produk sebelum memilih mesin.
Jangan Lupa Target Produksi
Jumlah produk yang harus diisi setiap hari juga menjadi pertimbangan penting.
Kalau produksinya masih sedikit, pengisian manual mungkin masih cukup.
Tetapi kalau sudah ratusan atau ribuan kemasan, pekerjaan yang dilakukan satu per satu bisa memakan banyak waktu.
Pada kondisi seperti ini, mesin filling dapat membantu membuat proses lebih teratur.
Kapasitas mesin tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak terlalu kecil maupun berlebihan.
Filling Bukan Satu-Satunya Proses
Setelah produk masuk ke kemasan, masih ada proses penutupan atau penyegelan.
Karena itu, jangan hanya mengejar kecepatan filling.
Kalau mesin mampu mengisi banyak kemasan dalam waktu singkat tetapi proses setelahnya tidak mampu mengikuti, bottleneck hanya berpindah ke tahap berikutnya.
Idealnya, seluruh alur packaging dibuat saling mendukung.
Pilih Mesin Berdasarkan Produk
Sambal, saus, dan kecap memang sama-sama produk cair, tetapi kebutuhan filling-nya bisa berbeda.
Mulai dari karakter produk, volume isi, jenis kemasan, sampai target produksi perlu diperhatikan.
Dengan informasi tersebut, pilihan mesin akan lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Untuk melihat pilihan mesin filling dan packaging yang dapat disesuaikan dengan produk cair, kunjungi Website Resmi POWERPACK.
Alamat Showroom Bali
FOMAC & POWERPACK
Jl. Gatot Subroto Tim. No.36A, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
Telepon: (021) 2951 4991
WhatsApp: 0812-1323-9988