Oleh-Oleh Lampung Mulai Dipasarkan Lebih Luas?
Produk oleh-oleh khas Lampung seperti keripik, kopi, makanan ringan, dan produk olahan lainnya punya peluang untuk dijual tidak hanya kepada wisatawan yang datang langsung.
Produk juga bisa masuk ke toko, reseller, marketplace, bahkan dikirim ke luar daerah.
Ketika jumlah produk yang harus dikemas mulai meningkat, proses packing perlu ikut diperhatikan.
Apalagi jika pengemasan masih dilakukan satu per satu secara manual. Waktu produksi bisa banyak tersita hanya untuk menyiapkan produk agar siap dijual.
Di sinilah kebutuhan mesin packing oleh-oleh Lampung mulai perlu dievaluasi.
Tidak Semua Oleh-Oleh Membutuhkan Mesin yang Sama
Jenis produk menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan.
Keripik dan makanan ringan memiliki kebutuhan pengemasan yang berbeda dengan kopi bubuk atau produk cair seperti sambal.
Bentuk kemasan juga bisa berbeda, mulai dari pouch, sachet, hingga kemasan dengan ukuran tertentu.
Karena itu, jangan langsung memilih mesin hanya karena kapasitasnya terlihat besar. Tentukan dulu produk apa yang akan dikemas dan seperti apa kemasan yang digunakan.
Tentukan Proses yang Paling Membutuhkan Bantuan Mesin
Coba lihat proses packing yang berjalan sekarang.
Apakah produk masih harus ditakar secara manual?
Apakah proses memasukkan produk ke kemasan memakan banyak waktu?
Atau justru penutupan kemasan yang membuat produk menumpuk?
Jawaban tersebut akan membantu menentukan kebutuhan mesin packaging makanan.
Jika hanya satu bagian yang menjadi hambatan, tidak berarti seluruh proses harus langsung diubah menggunakan mesin.
Hitung Jumlah Kemasan Setiap Hari
Kapasitas produksi juga penting sebelum menentukan mesin.
Misalnya, usaha oleh-oleh masih memproduksi ratusan kemasan per hari. Kebutuhannya tentu berbeda dengan produsen yang sudah menyiapkan ribuan kemasan untuk reseller atau toko.
Catat jumlah produk yang harus dikemas dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.
Dari situ, bisa terlihat apakah proses manual masih cukup atau sudah mulai menghambat produksi.
Perhatikan Ukuran dan Bentuk Kemasan
Selain jenis produk, kemasan juga menentukan pilihan mesin.
Satu produk bisa saja memiliki beberapa ukuran kemasan untuk kebutuhan konsumen yang berbeda. Ada ukuran kecil untuk penjualan satuan dan ukuran lebih besar untuk reseller.
Mesin pengemas oleh-oleh yang dipilih harus sesuai dengan kemasan yang benar-benar digunakan dalam produksi.
Jadi, sebelum mencari mesin, siapkan informasi mengenai ukuran kemasan, jenis material, dan target jumlah produksi.
Rekomendasi Mesin Harus Mengikuti Produk
Tidak ada satu mesin packing yang otomatis cocok untuk semua produk oleh-oleh.
Mesin untuk produk kering tentu berbeda kebutuhannya dengan mesin untuk produk cair. Begitu juga kebutuhan pengemasan kopi bubuk tidak selalu sama dengan keripik atau makanan ringan.
Karena itu, rekomendasi mesin sebaiknya ditentukan setelah kebutuhan produk dan proses packing sudah jelas.
Bagi pelaku usaha oleh-oleh di Lampung yang ingin melihat pilihan mesin secara langsung, Showroom POWERPACK Jakarta dapat menjadi tempat untuk mengenali berbagai kebutuhan mesin packaging sebelum menentukan pilihan.
Jangan Menunggu Packing Jadi Hambatan
Kalau produk oleh-oleh Lampung mulai mendapatkan pesanan lebih banyak, proses packing sebaiknya ikut dipersiapkan.
Mulai dari jenis produk, bentuk kemasan, jumlah produksi, hingga bagian packing yang paling banyak memakan waktu.
Setelah kebutuhan tersebut jelas, barulah tentukan mesin yang paling sesuai.
Untuk melihat pilihan mesin packaging untuk berbagai kebutuhan produk makanan, kunjungi Website Resmi POWERPACK
Lokasi
Jl. Kamal Muara VII, Sentra Industri Terpadu Tahap III, Blok H No. 6, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara – 14470