Produsen Oleh-Oleh Bali Mulai Kewalahan? Mungkin Masalahnya Ada di Packaging

04 September 2026 | 10:35 WIB
Artikel oleh : Powerpack Indonesia

google

Produksi Sudah Ditambah, Tapi Pesanan Tetap Menumpuk?

Buat produsen oleh-oleh di Bali, bertambahnya pesanan tentu jadi kabar baik. Produk mulai dikenal lebih luas, permintaan dari toko oleh-oleh meningkat, dan pembeli tidak hanya datang dari pelanggan sekitar.

Tapi ada satu kondisi yang sering tidak disadari.

Produksi bisa bertambah, sementara kemampuan packaging tetap sama.

Akibatnya, produk sudah selesai dibuat tetapi masih menunggu giliran untuk dikemas. Kalau terus terjadi, packaging justru menjadi titik yang memperlambat seluruh proses produksi.

Packaging Bisa Jadi Titik Paling Lambat

Coba lihat alur produksi dari awal sampai produk siap dijual.

Bahan diproses, produk selesai dibuat, kemudian masuk ke tahap pengemasan.

Kalau bagian produksi mampu menghasilkan ratusan produk, tetapi proses memasukkan dan menutup kemasan masih dilakukan satu per satu, kemampuan produksi akhirnya mengikuti kecepatan packing.

Jadi, menambah kapasitas produksi saja belum tentu menyelesaikan masalah.

Kemampuan packaging juga harus ikut diperhatikan.

Saat Pesanan Oleh-Oleh Bali Mulai Membesar

Masalah ini biasanya semakin terasa ketika produk mulai masuk ke lebih banyak tempat.

Misalnya produk oleh-oleh harus dikirim ke beberapa toko di area Denpasar, Badung, Gianyar, atau daerah wisata lainnya. Jumlah produk yang harus disiapkan tentu lebih banyak dibandingkan ketika penjualan masih dilakukan langsung dari tempat produksi.

Belum lagi jika ada pesanan dalam jumlah besar menjelang musim liburan.

Kalau semuanya masih dikemas secara manual, waktu pengerjaan bisa semakin panjang.

Bukan Cuma Soal Cepat

Mesin pengemas makanan bukan hanya digunakan untuk mengejar jumlah produksi.

Ada hal lain yang ikut diperhatikan, yaitu konsistensi hasil kemasan.

Ketika proses dilakukan manual, hasil setiap kemasan bisa berbeda. Posisi penutupan, jumlah isi, atau kerapian kemasan dapat berubah tergantung orang yang mengerjakannya.

Untuk produk oleh-oleh Bali yang dipajang di toko dan bersaing dengan banyak produk lainnya, kemasan yang rapi dan seragam tentu lebih enak dilihat.

Mesin Packaging Membantu Saat Kapasitas Mulai Naik

Ketika produksi sudah semakin besar, penggunaan mesin dapat membantu mengurangi pekerjaan manual yang berulang.

Proses pengemasan menjadi lebih terstruktur sehingga tenaga kerja tidak harus terus-menerus melakukan pekerjaan yang sama dari satu kemasan ke kemasan berikutnya.

Namun, jenis mesin tetap harus disesuaikan dengan produknya.

Keripik, kopi, bumbu, sambal, saus, makanan kering, dan produk lainnya tidak selalu menggunakan mesin packaging yang sama.

Karena itu, kebutuhan produk harus ditentukan terlebih dahulu sebelum memilih mesin.

Jangan Sampai Mesin Dibeli Setelah Masalah Membesar

Idealnya, kebutuhan packaging mulai dipikirkan ketika usaha menunjukkan tanda-tanda berkembang.

Misalnya:

  • Pesanan semakin sering datang dalam jumlah besar.
  • Produk menumpuk sebelum selesai dikemas.
  • Waktu kerja banyak habis untuk packaging.
  • Jumlah tenaga untuk packing mulai bertambah.
  • Pengiriman sering menunggu produk selesai dikemas.
  • Usaha ingin memperluas distribusi ke lebih banyak toko.

Kalau beberapa kondisi tersebut sudah terjadi, berarti packaging bukan lagi sekadar pekerjaan tambahan. Packaging sudah menjadi bagian penting dari kapasitas produksi.

Pilih Mesin Sesuai Produk dan Target Produksi

Tidak perlu langsung mencari mesin dengan kapasitas paling tinggi.

Yang lebih penting adalah memilih mesin packaging makanan Bali yang sesuai dengan jenis produk, ukuran kemasan, target produksi, serta proses pengemasan yang ingin dibuat lebih efisien.

POWERPACK menyediakan berbagai pilihan mesin packaging yang dapat digunakan untuk kebutuhan pengemasan dengan sistem dan karakter produk yang berbeda.

Kamu bisa melihat pilihan mesin pengemas dan mencari solusi yang sesuai untuk kebutuhan produksi melalui website resmi POWERPACK.

Produksi Besar Harus Diikuti Packaging yang Siap

Produsen oleh-oleh Bali yang berkembang tidak hanya perlu memikirkan bagaimana membuat lebih banyak produk.

Kemampuan menyelesaikan produk sampai siap dijual juga harus ikut meningkat.

Kalau produksi sudah mampu mengejar pesanan tetapi packaging masih kewalahan, bagian inilah yang perlu dievaluasi.

Jangan sampai peluang mendapatkan pesanan lebih besar malah tertahan karena proses pengemasan.

Hai! Selamat datang di website POWERPACK!

Pomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Pomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami