Sambal Bali punya banyak jenis dan cara penyajian. Ada sambal matah, sambal embe, sambal base genep, sampai sambal dengan tekstur lebih halus yang cocok dijual dalam kemasan.
Kalau mau menjadikannya produk jualan, jangan langsung fokus ke mesin. Tentukan dulu bentuk packaging yang paling sesuai dengan produk dan target pasar.
Karena bentuk kemasan nantinya akan berpengaruh pada proses filling, sealing, sampai cara produk disimpan dan dikirim.
Mau Sachet atau Pouch?
Untuk sambal, dua bentuk kemasan yang cukup umum adalah sachet dan pouch.
Sachet cocok untuk produk dengan ukuran kecil atau sekali pakai. Bentuk ini bisa digunakan untuk sambal pendamping makanan, produk tester, atau paket makanan.
Sementara pouch bisa memberikan ruang isi yang lebih besar. Kemasan ini bisa lebih cocok untuk sambal yang dijual sebagai produk utama dan digunakan beberapa kali.
Keduanya membutuhkan pertimbangan packaging yang berbeda.
Perhatikan Tekstur Sambalnya
Bukan semua sambal memiliki tekstur yang sama.
Ada sambal yang lebih cair, ada yang kental, dan ada yang memiliki potongan cabai atau bahan lain yang cukup besar. Perbedaan ini perlu diperhatikan saat menentukan sistem filling.
Misalnya, sambal dengan tekstur lebih kental membutuhkan sistem pengisian yang sesuai agar produk bisa masuk ke kemasan dengan lancar dan takarannya tetap konsisten.
Jadi sebelum memilih mesin filling sambal, kenali dulu karakter sambal yang akan diproduksi.
Ukuran Isi Juga Menentukan
Selain bentuk kemasan, tentukan berapa banyak sambal yang akan dimasukkan ke setiap kemasan.
Apakah 20 ml, 50 ml, 100 ml, atau ukuran lainnya?
Ukuran isi akan berhubungan dengan target harga jual, kebutuhan konsumen, dan kapasitas produksi. Kalau produk ditujukan untuk oleh-oleh Bali, misalnya, ukuran kemasan bisa disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan dan jenis paket yang ditawarkan.
Sementara untuk kebutuhan restoran atau katering, ukuran yang lebih besar bisa menjadi pilihan.
Jangan Lupa Proses Sealing
Setelah sambal masuk ke kemasan, bagian berikutnya adalah penutupan.
Kemasan harus bisa ditutup dengan baik agar produk tidak mudah bocor selama penyimpanan maupun pengiriman. Bentuk dan material kemasan perlu disesuaikan dengan sistem sealing yang digunakan.
Ini alasan kenapa pilihan kemasan sebaiknya sudah ditentukan sebelum membeli mesin. Jangan sampai mesin sudah tersedia, tetapi jenis kemasan yang ingin digunakan ternyata tidak sesuai.
Packaging Sambal Harus Disesuaikan dengan Rencana Jualan
Untuk UMKM Bali, pilihan packaging bisa disesuaikan dengan target pasar.
Kalau menyasar konsumen langsung, sachet atau pouch kecil bisa dipertimbangkan. Kalau sambal akan masuk toko oleh-oleh, marketplace, atau dikirim ke luar Bali, pertimbangkan juga ukuran, ketahanan kemasan, dan proses pengirimannya.
Jadi, sebelum membeli mesin, urutannya bisa dimulai dari tentukan produk → pilih bentuk kemasan → tentukan ukuran isi → baru sesuaikan mesin filling dan sealing.
Dengan begitu, mesin yang dipilih memang mengikuti kebutuhan produk, bukan sebaliknya.
Kalau sedang menyiapkan packaging sambal untuk usaha di Bali, kunjungi Website Resmi POWERPACK.
Alamat Showroom Bali
FOMAC & POWERPACK
Jl. Gatot Subroto Tim. No.36A, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
Telepon: (021) 2951 4991
WhatsApp: 0812-1323-9988