Kemasan bocor memang kelihatannya seperti masalah kecil. Tapi kalau terjadi berulang, dampaknya bisa ke mana-mana. Produk bisa rusak, tampilan jadi kurang rapi, bahkan pelanggan bisa komplain saat barang diterima.
Untuk UMKM makanan di Bali yang mulai punya banyak pesanan, proses sealing perlu diperhatikan. Jangan sampai produknya sudah bagus, tapi masalah justru muncul dari bagian kemasannya.
Kenapa Kemasan Bisa Bocor?
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kemasan tidak tertutup dengan baik. Salah satunya adalah kondisi area seal yang masih terkena minyak, saus, atau sisa produk.
Jenis dan ketebalan plastik juga berpengaruh. Tidak semua bahan kemasan memberikan hasil sealing yang sama. Pengaturan suhu dan waktu sealing pun perlu disesuaikan dengan material yang digunakan.
Kalau salah satu bagian tidak sesuai, hasil seal bisa kurang kuat atau justru merusak kemasan.
Cek Kondisi Kemasan Sebelum Disegel
Sebelum masuk ke proses sealing, pastikan bagian mulut kemasan bersih dan tidak terlipat.
Hal sederhana seperti sisa sambal, minyak, atau bubuk makanan yang menempel di area seal bisa membuat penutup tidak rapat.
Untuk produk makanan Bali seperti sambal, bumbu, keripik, maupun makanan beku, kondisi kemasan perlu dicek sesuai karakter produknya.
Jangan Asal Naikkan Suhu Sealing
Saat kemasan bocor, menaikkan suhu mesin belum tentu menjadi jawabannya.
Kalau terlalu panas, plastik malah bisa berubah bentuk atau rusak. Sebaliknya, kalau suhu terlalu rendah, bagian kemasan mungkin tidak menyatu dengan sempurna.
Karena itu, pengaturan sealing perlu disesuaikan dengan jenis material kemasan dan karakter produk yang dikemas.
Kapan Perlu Menggunakan Mesin Sealing?
Kalau jumlah produksi masih sedikit, sealing manual mungkin masih cukup. Namun ketika pesanan mulai bertambah, proses ini bisa menjadi salah satu bagian yang memakan banyak waktu.
Mesin sealing kemasan Bali dapat dipertimbangkan ketika bisnis membutuhkan proses penutupan kemasan yang lebih konsisten dan kapasitas kerja yang lebih tinggi.
Yang penting, jangan memilih mesin hanya karena terlihat cepat. Perhatikan juga jenis plastik, ukuran kemasan, bentuk produk, serta jumlah produksi harian.
Kemasan Rapi Dimulai dari Proses yang Tepat
Kemasan yang tidak bocor bukan cuma soal memilih plastik yang bagus. Proses pengisian, kondisi area seal, material kemasan, hingga pengaturan mesin semuanya saling berkaitan.
Kalau produk kamu di Bali mulai punya pesanan lebih banyak, coba evaluasi bagian sealing sebelum masalah kebocoran semakin sering terjadi.
Untuk melihat pilihan mesin packaging yang sesuai kebutuhan usaha, kunjungi Website Resmi POWERPACK.
Alamat Showroom Bali
FOMAC & POWERPACK
Jl. Gatot Subroto Tim. No.36A, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239
Telepon: (021) 2951 4991
WhatsApp: 0812-1323-9988