Memahami Pengemasan Vacuum atau Hampa Udara

08 April 2019 | 15:20 WIB
Artikel oleh : Powerpack Indonesia

(Foto : Google Image)

Jika Anda menjalankan usaha dimana produk Anda berupa makanan yang perlu dijaga ketahanannya agar tidak mudah basi dan terkena bakteri, maka Anda perlu melakukan pengemasan produk Anda dengan teknik hampa udara atau pegemasan dengan vacuum. Proses pengemasan vacuum juga bisa membantu menjaga mutu dan kualitas produk sehingga bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pengemasan vakum adalah metode kemasan yang menghilangkan udara dari paket sebelum di sealing/press. Metode ini bisa digunakan secara manual ataupun otomatis seperti memasukan produk kedalam kantong plastik vacuum, mengeluarkan udara dari dalam plastik dan penyegelan plastik. Pengemasan plastik vakum diharapkan menggunakan plastik dengan ukuran yang pas sesuai dengan bentuk produk yang akan dikemas.

Maksud utama dari kemasan vacuum adalah biasanya digunakan untuk menghilangkan oksigen dari dalam kemasan plastik vacuum, dimana ketika oksigen sudah dikeluarkan diharapkan waktu kadarluasa suatu produk akan lebih panjang lagi . Penggunaan plastik ini dapat memperpanjang waktu display produk, dengan bentuk yang fleksibel, serta untuk mengurangi ukuran suatu kemasan produk.

Untuk produk yang di vacuum, kemasannya pun tidak sembarang plastik yang bisa di vacuum. Ada plastik khusus untuk vacuum jenisnya adalah nylon. Plastik nylon/ Plastik Vacuum ini memiliki tingkat elastisitas dan daya kerat yang kuat, sehingga jika sudah di vacuum dengan plastik nylon, kemasan tidak akan mudah bocor. Sehingga harga plastik nylon pun relatif mahal.

Harga plastik yang mahal tentunya sebanding dengan manfaat yang akan dihasilkan, awet, health, higienis ketiga hal tersebut akan ada di produk anda. Dan tentunya akan menambah daya tarik dan keunggulan produk anda. Selain itu dengan produk yang awet lebih lama, anda dapat menekan kerugian akibat produk yang tidak laku terjual.

Kemasan Vacuum mengurangi oksigen atmosfer, membatasi pertumbuhan bakteri aerobik dan jamum menjega penguapan komponen volatil. Hal ini juga sering digunakan untuk menyimpan makanan kering dalam jangka waktu yang panjang, seperti seral, kacang-kacangan, daging, keju, ikan asap, kopi, teh, keripik, rendang, ayam presto, sosis, nugget, dan lain-lain. Pada dasarnya dalam jangka pendek pengemasan vacuum dapat digunakan untuk menyimpan makanan segar, sayuran, daging dan cairan, karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Vacuum packing dapat diaplikasikan untuk produk bukan makanan. Misalnya pakaian, komponen elektronik, guling, bantal, dan tempat tidur dapat disimpan dalam kantong menggunakan alat vacuum cleaner rumah tangga atau vacuum sealer external.

Penggunaan makanan yang halus dan mudah hancur oleh proses pengepakan vacuum sealer ( seperti keripik kentang ), dapat menggunakan cara alternatif dengan memasukan gas nitrogen kedalam kemasan. Cara ini mempunyai efek yang sama dengan proses vakum yaitu menghambat kerusakan dengan menghilangkan oksigen.

Untuk pengepakan atau pengemasan hampa udara yang terbaik anda bisa menggunakan mesin dari Powerpack. Powerpack menyediakan berbagai macam mesin vacuum sesuai dengan kebutuhan anda.

 

Sumber : https://papadedeshop.com/blog/pengertian-pengemasan-vacuum-atau-hampa-udara

 

Artikel Terbaru
Artikel Lainnya
@copyright Powerpack Indonesia 2019
SALES